Bahlil Ultimatum: Gas Blok Masela Produksi di 2029

by -51 Views

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menekankan pentingnya proyek minyak dan gas (migas) Lapangan Abadi Blok Masela untuk mulai beroperasi sebelum Pemilihan Presiden 2029. Pemerintah siap mencabut izin proyek tersebut jika tidak terealisasi. Proyek yang dikelola oleh Inpex Masela Ltd. asal Jepang sudah berjalan selama 26 tahun namun belum mencapai tahap produksi yang diinginkan. Bahlil telah memanggil pihak Inpex untuk memberikan peringatan resmi dan menegaskan bahwa produksi Blok Masela harus dimulai sebelum pergantian pemerintahan tahun 2029.

Tindakan tegas dari Bahlil terhadap Inpex mulai membuahkan hasil dengan proyek Masela masuk tahap tender dengan nilai investasi yang besar. Lapangan Abadi di Blok Masela memiliki cadangan gas terbesar di Indonesia dan diyakini mampu menghasilkan LNG dan gas pipa dalam jumlah besar. Konsep pengembangan lapangan baru ini menjanjikan peluang besar bagi tenaga kerja hingga 10.000 orang. Selain itu, Blok Masela direncanakan untuk menghasilkan LNG bersih dengan penerapan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) untuk mendukung keberlanjutan dan mengurangi emisi karbon. Semua langkah ini mengarah pada optimisme pemerintah untuk dapat menjalankan proyek dengan sukses sebelum tahun 2029.

Source link