Solusi Hemat Devisa RI dengan Proyek Pengganti LPG

by -58 Views

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memacu hilirisasi batu bara melalui proyek gasifikasi dengan menghasilkan dimetil eter (DME) sebagai alternatif LPG. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menegaskan pentingnya hidrogen dalam rantai nilai batu bara, terutama yang berkalori rendah. Proyek strategis di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, yang sedang dikembangkan diharapkan dapat menghasilkan DME untuk menggantikan impor LPG hingga 1 juta ton per tahun.

Potensi proyek tersebut tidak hanya akan mengurangi impor LPG sebesar 1 juta ton per tahun, namun juga bisa menghemat devisa negara hingga Rp 9,7 triliun per tahun. Selain itu, proyek ini akan mendukung transisi energi dan mengurangi emisi karbon, sambil menarik investasi besar ke sektor energi senilai sekitar 2,1 miliar USD.

Pemerintah sedang menggagas solusi untuk memanfaatkan batu bara menjadi DME sebagai alternatif energi yang lebih bersih. Indonesia saat ini masih mengimpor sekitar 6 hingga 7 juta ton LPG per tahun, sehingga transformasi batu bara menjadi DME merupakan langkah penting dalam mendukung energi ramah lingkungan. Terobosan ini diharapkan dapat memperkuat sektor energi dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Source link