Penyiraman Tanaman Tanpa Air Keras: Polisi Memastikan Tidak Digunakan

by -101 Views

Polres Metro Jakarta Pusat telah mengkonfirmasi bahwa tiga pelajar yang melakukan penyiraman di Cempaka Putih Barat menggunakan cairan kimia berbahaya, bukan air keras. Kepala Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO), Polres Metro Jakpus, Kompol Rita Oktavia menjelaskan bahwa ketiga pelajar tersebut, yang berinisial A, D, dan F, telah diamankan dan sedang dalam proses pemeriksaan intensif.

Menurut Rita, ketiga pelajar yang menjadi pelaku tidak saling mengenal dengan korban, dan mereka mengakui bahwa penyiraman dilakukan secara acak. Dalam video yang viral di media sosial, terlihat ketiga pelaku menjalankan aksinya menggunakan sepeda motor setelah menyiapkan cairan kimia untuk disiramkan kepada korban. Korban, bersama dua orang temannya, juga tengah menggunakan sepeda motor dari arah berlawanan.

Ketika sepeda motor korban mendekat, sepeda motor pelaku menyiramkan cairan kimia ke arah korban setelah memotong jalur korban. Setelah itu, para pelaku langsung melarikan diri dan sepeda korban terus melaju menjauh dari lokasi. Dalam video tersebut, korban terlihat kesakitan dan memegang matanya akibat aksi penyiraman yang dilakukan.

Polisi terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut dan memastikan bahwa tindakan yang dilakukan akan ditindaklanjuti dengan tegas. Kejadian ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap orang lain. Semoga kasus ini dapat diselesaikan dengan baik demi keamanan dan ketertiban bersama.

Source link