Film Indonesia menjadi sorotan di tahun 2026, dengan beberapa film yang paling dinantikan oleh pecinta film. Dian Sastrowardoyo membuka awal tahun dengan film Esok Tanpa Ibu, yang mengisahkan seorang anak yang menghadapi kesulitan saat ibunya sakit. Kemudian, Para Perasuk yang digarap oleh sutradara muda Wregas Bhanuteja juga menarik perhatian dengan cerita tentang Bayu yang bercita-cita menjadi perasuk dalam pesta kerasukan di desanya. Empat Musim Pertiwi yang dipimpin oleh Putri Marino dan Arya Saloka menceritakan kisah Pertiwi yang kembali ke desanya setelah bebas dari penjara.
Selain itu, Na Willa yang diadaptasi dari karya Reda Gaudiamo juga menjadi salah satu film yang ditunggu-tunggu, dengan kisah tentang Na Willa, seorang gadis berdarah campuran. Joko Anwar juga kembali dengan film horor berjudul Ghost in The Cell, yang menampilkan unsur komedi dalam ceritanya. Sedangkan Laut Bercerita, yang diadaptasi dari novel Leila S. Chudori, membawa elemen drama politik di masa Orde Baru, mengisahkan aktivis yang hilang.
Dan untuk penggemar Ariel NOAH, Dilan ITB 1997 menjadi pilihan menarik dengan Boril sebagai pemeran utama Dilan. Film ini melanjutkan kisah cinta Dilan setelah putus dari Milea, dalam latar belakang gejolak Reformasi. Diharapkan para penggemar film Indonesia dapat menantikan kehadiran film-film berkualitas dan penuh makna di tahun 2026.
