Mattel Rilis Barbie Autisme dalam Kolaborasi dengan Autistic Self Advocacy Network

by -134 Views

Perusahaan mainan Mattel baru-baru ini merilis Barbie autisme dalam rangka meningkatkan inklusi. Barbie ini merupakan bagian dari koleksi Barbie Fashionista yang dikembangkan dalam kolaborasi dengan Autistic Self Advocacy Network (ASAN). Desain boneka ini sepenuhnya disesuaikan dengan karakteristik orang-orang autisme, dengan pengertian bahwa spektrum autisme sangat beragam antara satu individu dengan individu lainnya.

Barbie autisme memiliki penampilan yang sederhana, dengan warna kulit tan, rambut panjang, dan pakaian longgar. Pemilihan pakaian longgar ini disesuaikan dengan kebutuhan orang-orang autis yang sensitif terhadap sentuhan kain pada kulit. Barbie ini dilengkapi dengan fitur tangan yang dapat digerakkan dan pandangan mata yang sedikit melirik ke samping. Selain itu, Barbie autisme juga dilengkapi dengan aksesori seperti fidget spinner, headphone, dan tablet komunikasi.

Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1959, Barbie telah menjadi ikon budaya yang mewakili aspirasi perempuan di seluruh dunia. Barbie terus berkembang dari waktu ke waktu, termasuk dengan merilis koleksi berbagai warna kulit dan profesi serta pakaian khas dari berbagai negara. Barbie juga telah merilis koleksi disabilitas dan ‘inspiring women’ yang terinspirasi dari tokoh-tokoh wanita hebat.

Barbie tidak hanya menjadi boneka fesyen populer, tetapi juga telah menjadi tontonan dalam bentuk kartun dua dimensi dan film layar lebar. Dengan merilis Barbie autisme, Mattel berharap untuk memberikan gambaran tentang inklusi kepada anak-anak autisme dan secara luas masyarakat. Dengan demikian, Barbie autisme diharapkan dapat memperkuat representasi dan membangun kepercayaan diri bagi anak-anak autisme serta meningkatkan kesadaran tentang keberagaman.

Source link