Dor! 11 Tewas dalam Kelompok Bersenjata Pertandingan Sepak Bola

by -134 Views

Sebuah arena pertandingan sepak bola di Meksiko bagian tengah diserang oleh kelompok orang bersenjata, Minggu lalu. Insiden tragis ini mengakibatkan setidaknya 11 orang tewas dan belasan lainnya mengalami luka-luka. Kejadian mengerikan ini terjadi di Salamanca, sebuah kota kecil di negara bagian Guanajuato. Para penembak yang diduga merupakan kelompok kejahatan terorganisir melepaskan tembakan membabi-buta, menimbulkan korban di antara penonton yang hadir.

Wali kota setempat, Cesar Prieto, mengecam kekerasan yang telah terjadi dan mendesak pemerintah nasional untuk turut serta membantu memulihkan perdamaian, ketenangan, dan keamanan di wilayah tersebut. Dia menyalahkan kelompok-kelompok kriminal yang melakukan aksinya. Selain serangan di arena sepak bola, empat kantong berisi sisa-sisa tubuh manusia ditemukan di kota yang sama, dan laporan tentang enam kematian di dua komunitas terdekat juga disampaikan.

Guanajuato, wilayah di Meksiko tengah, terkenal sebagai pusat industri yang berkembang dengan tujuan wisata populer. Namun, wilayah ini juga menjadi negara bagian yang paling mematikan karena konflik antara gengster yang terus berlanjut. Terutama, pertikaian antara geng Santa Rosa de Lima dan kartel narkoba Jalisco New Generation telah memperburuk keadaan. Meskipun Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengklaim bahwa tingkat pembunuhan di negara ini menurun pada tahun 2025, tetapi para ahli meragukan angka tersebut.

Kekerasan kriminal di Meksiko terutama terkait dengan perdagangan narkoba dan telah mengakibatkan banyak korban jiwa selama bertahun-tahun. Lebih dari setengah juta nyawa telah melayang sejak penindakan terhadap kartel dimulai pada tahun 2006, sementara lebih dari 120.000 orang lainnya hilang, banyak di antaranya direkrut paksa oleh kartel narkoba atau menjadi korban penculikan. Situasi ini mencerminkan tantangan besar yang dihadapi oleh pemerintah Meksiko dalam meredakan kekerasan dan meningkatkan keamanan di wilayah tersebut.

Source link