Trump Minggir, Sekutu Amerika Serbu China

by -52 Views

Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Kanada semakin renggang sejak Donald Trump terpilih untuk masa jabatan keduanya sebagai Presiden AS. Trump mengancam tarif tinggi pada Kanada, yang selama ini menyerap 76% ekspor negara tersebut. Di tengah gesekan dengan AS, Kanada justru membangun hubungan yang lebih mesra dengan China. Kanada dan China telah mencapai kesepakatan perdagangan awal yang akan mengurangi tarif kendaraan listrik (EV) dan canola. Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mengumumkan kesepakatan ini, yang merupakan langkah penting dalam membangun kembali hubungan dengan China setelah gesekan dengan AS.

Kanada berharap kesepakatan ini akan membuka peluang baru bagi ekspor petani, nelayan, dan pengolah ikan Kanada. China juga berjanji untuk menurunkan tarif pada biji canola Kanada dan melakukan kerja sama di berbagai bidang dengan Kanada. Carney optimis bahwa kesepakatan ini akan menghasilkan investasi besar dari China ke sektor otomotif Kanada, menciptakan lapangan kerja baru, dan mendorong menuju masa depan nol emisi. Selain itu, Kanada akan meningkatkan jaringan energinya, termasuk produksi LNG yang ditujukan untuk pasar Asia.

Perdagangan antara Kanada dan China memberikan keuntungan bagi kedua negara, terutama di tengah ketegangan perdagangan global dengan AS. Meskipun Kanada tetap sebagai sekutu inti AS, langkah menjalin hubungan ekonomi yang lebih pragmatis dan otonom dengan China menunjukkan bahwa pemisahan dari AS dapat menjadi pilihan yang layak. Dengan mengambil langkah-langkah ini, Kanada kemungkinan akan memperkuat posisinya dalam politik dan ekonomi global, sambil tetap mempertahankan hubungan penting dengan AS.

Source link