Advokasi Natasya Eka: Jago AI Untuk Generasi Bijak

by -52 Views

Natasya Eka Nanda Sonia Puri, seorang mahasiswi jurusan Teknik Informatika Universitas Buana Perjuangan Karawang, tengah giat mengadvokasikan program JAGO AI (Generasi Bijak dan Beretika dalam Teknologi Kecerdasan Buatan). Menurut Natasya, walaupun AI yang berkembang begitu pesat, tetap tidak akan dapat menggantikan esensi kemanusiaan. Advokasi ini bertujuan memastikan AI menjadi alat yang mendukung dan bukan menggerus kemanusiaan, dengan membangun generasi cerdas dan bijak beretika dalam teknologi.

Natasya juga telah meraih Silver Medal dalam kompetisi International Language And Education Invention, Innovation, And Design Exposition (ILEIID) 2025 kategori Junior Inventor, dengan inovasinya berupa SmartMed Barcode. Inovasi ini merupakan solusi berbasis kecerdasan buatan untuk klasifikasi obat-obatan medis sesuai standar hukum global, dengan tujuan meningkatkan keamanan, memastikan kepatuhan regulasi, serta memberikan edukasi terkait obat di berbagai negara.

Di samping itu, perjalanan kepemimpinan Natasya dimulai dari pengalaman sebagai Wakil Divisi Pengajaran dan Ketua Panitia Hari Santri Nasional di pondok pesantren. Konsistensi akademiknya tercermin melalui berbagai prestasi, termasuk Finalis BSI English Debate Competition dan keterlibatan dalam Penelitian Fundamental Reguler (PFR) Kemdiksaintek. Natasya juga aktif mengembangkan portofolio penuh sebagai UI/UX Designer dengan dukungan pelatihan bersertifikasi internasional.

Meskipun sempat mengalami kegagalan, Natasya berhasil meraih gelar Duta Kampus UBP Karawang 2025 dan terus berjuang di ajang Duta Pendidikan Jawa Barat. Melalui pengalaman ini, Natasya mengajak Generasi Z untuk fokus pada proses dalam mencapai hasil terbaik, dengan memastikan bahwa kemajuan teknologi selalu diarahkan untuk memuliakan kehidupan manusia secara keseluruhan. Keseluruhannya, Natasya Eka memegang teguh nilai dan prinsip hidupnya untuk tetap menjadi figur publik yang bertanggung jawab dan teladan bagi komunitasnya.

Source link