Ade Govinda, penulis dan produser terkemuka, baru saja merilis lagu terbarunya yang berjudul “Semoga Saja” dengan kolaborasi dari penyanyi Malaysia keturunan Indonesia, Aisha Retno. Proses pembuatan lagu ini dimulai pada akhir tahun lalu ketika keduanya bertemu di Kuala Lumpur. Ade mengungkapkan bahwa inspirasi lagu muncul secara spontan saat keduanya bermain gitar dan piano di studio Aisha. Dengan cepat, lirik-lirik lagu tercipta setelah mendapat nada dan inspirasi dari perasaan yang muncul pada saat itu.
Meskipun Aisha perlu melakukan perekaman vokal di Jakarta dan syuting video klip di Carita, Banten, proses penggarapan lagu berjalan lancar. Lirik lagu “Semoga Saja” sendiri diceritakan mengenai rasa kehilangan dan doa untuk kebaikan. Dengan sentuhan balada yang khas, lagu ini diluncurkan dengan video musik yang disutradarai oleh Bagoes Tresna Adji, yang difilmkan di Pantai Carita, Banten.
Bicara mengenai performa positif di pasar modal, Bank BRI (BBRI) terus menunjukkan tren penguatan sahamnya sepanjang awal 2020-an. Dua kali stock split yang dilakukan oleh BRI, pertama pada Januari 2011 dan kedua pada November 2017, membantu menjaga harga saham agar lebih terjangkau bagi investor ritel. Pada 2022, kapitalisasi pasar BBRI telah mencapai Rp700 triliun, menunjukkan performa yang stabil dan tangguh.
Meskipun fluktuasi harga saham terjadi sepanjang 2025 akibat ketidakpastian global dan domestik, fundamental BRI tetap solid dan prospek jangka panjangnya dinilai positif oleh sejumlah analis. Per September 2025, kapitalisasi pasar BBRI mencapai Rp591,1 triliun, menempatkan Bank BRI sebagai bank terbesar keempat di Asia Tenggara. Dengan pencapaian ini, Bank BRI terus mengukuhkan posisinya di dunia perbankan dengan kehadiran yang semakin kuat.
