Tentara AS Dibunuh di Negara Arab: Trump Berjanji Tindakan Balas

by -75 Views

Pihak berwenang Suriah menangkap lima tersangka terkait serangan bersenjata terhadap pasukan Amerika Serikat dan Suriah di Palmyra. Tiga warga AS tewas dalam insiden tersebut yang memicu ancaman balas dendam dari Presiden Donald Trump. Kejadian itu dikonfirmasi oleh Kementerian Dalam Negeri Suriah sehari setelah terjadi, dengan Presiden Trump menegaskan bahwa para pelaku akan menghadapi konsekuensi serius. Trump juga menuding kelompok ISIL sebagai pelaku di balik serangan tersebut. Identitas para pelaku belum diumumkan secara resmi, namun mereka sebelumnya telah dinyatakan dipecat dari pasukan keamanan karena memegang ide-ide ekstremis.

Selain tiga warga AS yang meninggal, dua tentara dan seorang penerjemah sipil terluka dalam insiden tersebut. Presiden Trump dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan ancaman pembalasan serius terhadap kelompok penyerang. Serangan tersebut dijelaskan sebagai penyergapan oleh seorang penyerang tunggal yang terkait dengan ISIL, dan pelaku telah dibunuh dalam insiden tersebut. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap rincian serangan dan keterlibatan para pelaku. Kolaborasi patroli gabungan antara AS dan Suriah di Palmyra dilaporkan menjadi sasaran tembakan, dengan helikopter AS terlibat dalam evakuasi korban. Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa juga menegaskan kemarahan dan kesiapannya untuk balas dendam atas insiden tersebut.

Source link