Pameran seni The Language of Colour di Yogyakarta menunjukkan bahwa pelukis otodidak juga memiliki tempat yang penting dalam dunia seni rupa. Acara yang diadakan oleh Komunitas Patsijiwata ini berhasil menarik perhatian publik dengan karya seni yang dipamerkan. Enam pelukis dari latar belakang yang beragam menunjukkan karakter visual yang unik melalui goresan warna di atas kanvas. Wawan Harmawan, Wakil Wali Kota Yogyakarta, memberikan apresiasi atas keberanian seniman dalam mengekspresikan diri melalui warna dan bentuk. Ia menilai keberagaman ini sebagai hal yang positif yang dapat memberikan kekuatan pada dunia seni rupa Jogja.
Pameran ini juga menjadi wadah untuk melihat berbagai gaya seni yang berbeda bertemu dalam satu ruang pamer. Kurator seperti Dwipo Hadi berharap agar masyarakat dapat terus memberikan dukungan bagi seniman-seniman lokal agar semakin banyak ruang pameran yang terbuka. Dengan begitu, atmosfer seni rupa di kota akan semakin hidup dan meriah. Pameran seni bukan hanya tentang lukisan, tetapi juga tentang regenerasi, keberanian, dan kreativitas seniman. Dari acara ini, pesan masa depan seni rupa Jogja yang inklusif dan penuh harapan berhasil disampaikan dengan jelas.
