Tuntutan Warga Puncak Hadang Menteri Lingkungan: Dampak Penutupan Usaha

by -137 Views

Sejumlah warga dan pekerja yang terdampak kebijakan penutupan usaha oleh Kementerian Lingkungan Hidup melakukan aksi protes spontan dengan menghadang iring-iringan kendaraan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol, di kawasan Simpang Pasir Angin, Megamendung. Menteri Hanif baru saja menyelesaikan agenda penanaman pohon dan aksi bersih-bersih sungai di wilayah Puncak ketika massa aksi membawa spanduk dan bunga meneriakkan tuntutan mereka. Koordinator aksi, Asep, atau lebih dikenal sebagai Iyong, menyebut dirinya dan rekan-rekannya sebagai korban penutupan usaha yang dilakukan oleh Menteri Hanif Faisol, menyebabkan kehilangan mata pencaharian. Aksi ini dilakukan secara spontan setelah mereka mengetahui kedatangan Menteri Hanif melalui media sosial. Para demonstran menilai bahwa pemerintah bertindak tanpa mempertimbangkan dampak sosial ekonomi terhadap masyarakat lokal, meskipun telah berupaya mematuhi aturan dan menjaga kelestarian lingkungan. Situasi tersebut membuat Menteri Hanif Faisol membatalkan rencana dialog interaktif bersama warga Puncak, meninggalkan lokasi dengan pengawalan kepolisian yang ketat. Asep menegaskan bahwa mereka bukanlah perusak lingkungan, tetapi membutuhkan penghidupan. Tanpa usaha mereka, bertahan hidup menjadi sulit.

Source link