Investigasi Kasus Keracunan MBG: Kriminal, Premanisme, Polisi Turun Tangan

by -123 Views

Kriminal di Jakarta pada Selasa (30/9) masih menarik perhatian, termasuk penangkapan dua pria pelaku premanisme di Pademangan Jakut dan pemeriksaan koki-pengantar MBG ke SDN 01 Gedong. Dua orang yang hilang setelah demo di Jakarta, Reno Syachputra Dewo (R) dan Muhammad Farhan Hamid (F), masih belum ditemukan oleh Polda Metro Jaya. Namun, upaya pencarian terus dilakukan oleh pihak kepolisian.

Polda Metro Jaya berhasil mengungkap 1.719 kasus narkoba dan menyita 1,14 ton barang bukti senilai Rp1,13 triliun dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ahmad David, menyebut bahwa ada 2.318 tersangka yang terlibat dalam kasus tersebut. Selain itu, enam orang sebagai produsen, satu bandar, 769 pengedar, dan 1.542 pecandu atau pemakai.

Operasi penindakan premanisme, parkir liar, dan praktik “Pak Ogah” oleh Polsek Pademangan menunjukkan hasil dengan penangkapan dua pria yang dianggap dapat mengganggu kamtibmas di Pademangan, Jakarta Utara. Ini dilakukan sebagai dukungan terhadap Program “Jaga Lingkungan”. Di sisi lain, Kepolisian Sektor Pasar Rebo memeriksa lima saksi terkait dugaan keracunan 20 siswa di SDN 01 Gedong, Pasar Rebo. Termasuk di antaranya adalah koki dan pengantar program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kejadian di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menunjukkan aksi seorang pria berinisial EH (65) yang menikam agen LPG 3 kilogram di Jalan Patra Raya. Korban mengalami luka parah akibat menjual barang milik pelaku tanpa izin. Sehingga harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Source link