Warga Desa Pagelaran Keluhkan Lalat dan Bau dari Peternakan Ayam: Solusi dari Kades!

by -120 Views

Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, tengah mengembangkan program ketahanan pangan melalui peternakan ayam milik Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Program ini bertujuan untuk menyediakan daging dan telur dengan harga terjangkau bagi masyarakat sekaligus mendukung kebijakan makan bergizi gratis. Namun, beberapa warga sekitar kandang ayam mulai mengeluhkan munculnya banyak lalat dan bau tidak sedap.

Kepala Desa Pagelaran, Yusuf, menjelaskan bahwa sejak awal rencana pembangunan kandang ayam telah disosialisasikan kepada warga. Program ini memiliki nilai edukasi dan telah disambut baik oleh Dinas Peternakan. Untuk mengurangi dampak lingkungan, desa menerapkan sistem bio konversi dengan memanfaatkan kotoran ayam menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti maggot untuk pakan ikan lele.

Yusuf juga menyampaikan bahwa pemanfaatan maggot dari bio konversi dianggap sebagai solusi untuk menekan biaya pakan, termasuk mengolah sisa makanan dari program makan bergizi gratis menjadi pakan ayam. Meskipun masih dalam tahap belajar dan penyempurnaan, program ini bertujuan untuk menghasilkan daging dan telur berkualitas dengan harga lebih rendah dari pasaran. Pihak desa terus berupaya menjaga keseimbangan agar masalah bau dan lalat dapat diminimalisir.

Dengan dukungan warga, Desa Pagelaran berharap program peternakan ayam ini dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat setempat. Yusuf menekankan komitmen untuk menciptakan kenyamanan bersama dan memastikan dampak negatif bagi warga dapat diminimalisir.

Source link