Polisi dari Polsek Cakung telah memeriksa dua saksi dari petugas keamanan terkait kasus komplotan begal bersenjata tajam di Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Cakung, Jakarta Timur. Menurut Kapolsek Cakung, Kompol Widodo, kedua saksi yang diperiksa tersebut merupakan sekuriti yang berada di dekat tempat kejadian perkara (TKP) setelah insiden tersebut terjadi. Mereka dimintai keterangan untuk membantu dalam memperjelas kronologi kejadian, termasuk arah kabur pelaku.
Polsek Cakung tengah menyelidiki kasus komplotan begal tersebut yang melibatkan motor pedagang sayur di JIEP, Cakung, Jakarta Timur. Olah TKP telah dilakukan oleh polisi dan rekaman CCTV juga sedang ditelusuri. Korban dari kejadian ini, SK (44) warga Klender, Jakarta Timur, mengalami luka di bagian punggung akibat serangan pelaku. Meskipun korban tidak perlu menjalani perawatan di rumah sakit, ia sudah memberikan keterangan resmi kepada kepolisian.
Pelaku begal tersebut diduga berjumlah tiga orang yang menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam. Insiden ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB menurut petugas keamanan gedung Sutirmo. Korban yang merupakan pedagang sayur menderita luka di punggung akibat sabetan senjata tajam milik pelaku. Selain itu, polisi juga memastikan bahwa petugas keamanan sempat mengejar pelaku namun mereka berhasil melarikan diri dengan membawa motor korban. Diharapkan keterangan dari saksi dapat membantu dalam proses penyelidikan dan penangkapan para pelaku.
