Kontroversi: Rusia Kirim Jet Tempur ke Iran, Dukung Serangan ke Israel

by -163 Views

Jet tempur MiG-29 Rusia mendarat di Iran atas pernyataan anggota Komite Keamanan Nasional parlemen, Abolfazl Zohrevand. Menurutnya, MiG-29 dianggap sebagai solusi pendek sementara Iran menunggu kedatangan jet Sukhoi Su-35 yang lebih modern. Dorongan kuat untuk memperkuat kemampuan militer sebagai upaya untuk proyeksi kekuatan Iran secara regional dan global menjadi sorotan Zohrevand.

Pemasangan sistem pertahanan udara di Iran diharapkan akan membuat musuh memahami bahasa kekuatan. Jet tempur MiG-29 Rusia menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat kemampuan udara Iran dalam waktu singkat sehubungan dengan konflik terbaru dengan Israel. Peran MiG-29 dianggap sebagai langkah interim sampai kedatangan jet Su-35, meskipun Moskow belum mengkonfirmasi pengiriman tersebut.

Sebagai tambahan, Iran mendapatkan suplai sistem pertahanan udara HQ-9 dari China dan S-400 dari Rusia dalam jumlah yang signifikan. Ini sejalan dengan upaya Iran untuk memodernisasi angkatan udaranya, yang saat ini masih banyak bergantung pada pesawat buatan AS sebelum revolusi pada tahun 1979. Selain itu, Iran terus mengembangkan kemampuan rudalnya, seperti Bavar-373, Khordad dan Sayyad, Arman, serta S-200 Ghareh.

Secara diplomatis, Iran juga mencoba memanfaatkan kapabilitas militernya untuk memperkuat posisi internasional. Melalui perjanjian dengan IAEA, Iran mempertimbangkan akuisisi baru-baru ini sebagai “kartu kemenangan” untuk menghadapi tekanan sanksi dari Eropa. Ini menunjukkan bahwa pengembangan kemampuan udara dan rudal Iran tidak hanya sebagai langkah pencegahan konflik, tetapi juga sebagai strategi negosiasi dan diplomasi di forum internasional.

Source link