Highlight KTT Solusi Dua Negara di Markas Besar PBB

by -315 Views

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat (AS), pada Senin. Konferensi tersebut merupakan bagian dari Sidang Umum PBB ke-80, diprakarsai oleh Prancis dan Arab Saudi, diwakili oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud. Presiden Prabowo mendapatkan urutan kelima sebagai kepala negara yang akan menyampaikan pernyataan dalam forum tersebut setelah Yordania, Turki, Brazil, dan Portugal.

Konferensi ini menjadi salah satu forum penting bagi komunitas internasional untuk memperkuat komitmen global terhadap solusi dua negara untuk penyelesaian damai atas masalah Palestina, sambil menyatukan dukungan nyata bagi implementasinya. Ada 33 negara dan organisasi internasional yang diundang memberikan pandangan, dengan prioritas diberikan kepada negara-negara core group yang berperan penting dalam mengawal proses implementasi solusi dua negara, termasuk Indonesia.

Acara dibuka dengan pidato dari lima tokoh, termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, Presiden Sidang Majelis Umum PBB ke-80 Annalena Baerbock, dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang menyampaikan pidato melalui video. Selain itu, terdapat beberapa hal menarik pada KTT Solusi Dua Negara di Markas Besar PBB.

Saat memberikan pernyataan, mikrofon yang digunakan oleh Presiden Prabowo berhenti berfungsi setelah ia menyampaikan kalimat tertentu. Keterangan dari Kementerian Luar Negeri RI menyatakan hal tersebut bukan karena gangguan teknis, tetapi aturan prosedural mengenai batas waktu. Meskipun demikian, pernyataan Presiden Prabowo tetap terdengar jelas bagi para delegasi.

Prancis resmi mengakui negara Palestina pada pertemuan di Markas Besar PBB, bergabung dengan sebagian besar negara anggota PBB lainnya yang telah melakukan hal yang sama. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan pentingnya menjaga solusi dua negara sebagai landasan perdamaian antara Israel dan Palestina. Lebih dari 150 negara telah mengakui Negara Palestina setelah pengakuan ini.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas berpartisipasi melalui konferensi video setelah AS mencabut visanya. Dia mengucapkan terima kasih atas Deklarasi New York yang dihasilkan pada konferensi sebelumnya dan menegaskan komitmennya untuk melaksanakan pemilihan presiden dan parlemen dalam waktu satu tahun setelah situasi di Gaza mereda. Artinya, Konferensi Solusi Dua Negara di Markas Besar PBB berhasil menarik perhatian dengan berbagai peristiwa penting yang terjadi selama acara tersebut.

Source link