Strategi Investasi PGE: Dorong Pengembangan Panas Bumi

by -152 Views

Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) atau PGE yakin bahwa geothermal bukan sekadar solusi untuk mengatasi krisis iklim, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Menurut Direktur Keuangan PGE, Yurizki Rio, investasi di sektor geothermal dapat menarik modal global, menciptakan jutaan lapangan kerja, dan mendukung pertumbuhan industri hijau di seluruh rantai pasok seperti layanan pengeboran. Saat ini, PGE mengoperasikan 727 MegaWatt (MW) dan berencana meningkatkan kapasitas menjadi 1.800 MW hingga 2033.

Yurizki menegaskan bahwa investasi di geothermal dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain produktivitas listrik, geothermal juga mendukung hilirisasi dan industrialisasi dengan menghasilkan produk turunan seperti green hydrogen dan green ammonia. Meski Return on Internal Rate (IRR) PGE masih dalam satu digit, geothermal diharapkan dapat menjawab tantangan trilemma energi, yakni keberlanjutan, kehandalan, dan keterjangkauan energi.

Untuk memastikan keberhasilan proyek geothermal, PGE sedang melakukan pemetaan risiko, terutama pada risiko eksplorasi. Namun, keuntungan memiliki sumber daya geothermal yang sebagian besar berada di area brownfield memungkinkan tingkat keberhasilan mencapai 80%. Di samping itu, PGE akan mengadopsi teknologi terbaru, seperti teknologi biner dalam kerjasama dengan PLN, untuk mengurangi biaya investasi per megawatt. Dengan strategi dan fokus investasi yang tepat, PGE siap mendukung pengembangan geothermal di Indonesia.

Source link