Mantap! Turnamen Domino Menpora Cup 2025: Lonjakan Peserta

by -141 Views

Lebih dari 3.000 peserta dari berbagai kalangan profesional dan komunitas desa berkumpul di Lapangan Andi Djemma Belopa, Kabupaten Luwu, untuk merayakan ulang tahun Kabupaten Luwu yang ke-66 dengan mengadakan “OPEN TOURNAMENT DOMINO MENPORA CUP 2025”. Turnamen ini bukan hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga ujian strategi yang melibatkan logika, kesabaran, dan kesadaran sosial dari para atlet yang berpartisipasi.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Ario Bimo Nandito Ariotedjo, mengirimkan selamatnya atas terselenggaranya “OPEN TOURNAMENT DOMINO MENPORA CUP 2025” di Luwu, Sulawesi Selatan. Dia berharap agar olahraga di Indonesia terus berkembang pesat dan negara semakin kuat di bidang olahraga.

Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) mendapat apresiasi atas upayanya dalam memajukan olahraga domino dan komitmennya untuk menghindari segala bentuk perjudian dalam turnamen domino. Even ini, yang diselenggarakan oleh PORDI, Higgs Games Island (HGI), dan Pemerintah Kabupaten Luwu, menggunakan sistem turnamen profesional (Higgs Master) yang dikembangkan oleh HGI sendiri. Turnamen ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga menjadi acara yang meriah dengan kehadiran ribuan penonton yang memenuhi lapangan.

Bupati Luwu, Patahudding, menyoroti kemampuan peserta dalam berpikir strategis yang cepat dan tepat, yang menguatkan posisi domino sebagai olahraga pikiran yang memiliki potensi yang sejajar dengan catur dan bridge. Turnamen ini juga berhasil menarik ribuan pengunjung dari berbagai provinsi di Indonesia, membawa dampak positif ekonomi dan memperluas peluang pariwisata serta mempromosikan pasar durian lokal.

Kepala Proyek dari HGI, Finn, menegaskan komitmen untuk menyelenggarakan lebih banyak kompetisi domino di tingkat daerah, nasional, maupun internasional. Mereka berharap bahwa Indonesia dapat memiliki tim domino profesional yang dapat bersaing di panggung internasional. Dengan demikian, domino Indonesia akan menjadi olahraga otak yang menggabungkan aspek budaya dan teknologi untuk memajukan atlet-atlet yang siap berprestasi di tingkat global.

Source link