Indonesia Urges BRICS to Boost Imports of Indonesian Goods

by -124 Views

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mengikuti KTT BRICS untuk pertama kalinya sebagai kepala negara anggota penuh baru yang baru diakui pada hari Minggu (6 Juli) di Rio de Janeiro, Brasil. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa salah satu hasil utama dari KTT tersebut adalah penekanan ulang pada penguatan kerja sama ekonomi internasional. Airlangga menjelaskan bahwa KTT tersebut berakhir dengan Deklarasi Pemimpin yang menguraikan empat poin kesepakatan utama. “Salah satu hasil utama adalah Deklarasi Pemimpin, yang mencakup beberapa poin penting mengenai penguatan multilateralisme dan reformasi tata kelola global,” ujarnya. Dia menekankan bahwa poin kedua dalam deklarasi tersebut sangat penting bagi Indonesia. “Poin kedua berfokus pada promosi perdamaian dan keamanan, stabilitas internasional, serta dalam kerja sama ekonomi, perdagangan, dan keuangan internasional. Hal ini sangat penting bagi Indonesia, karena kami berharap kerangka kerja BRICS dapat membantu memperluas akses pasar bagi produk-produk Indonesia,” katanya. KTT tahun ini dihadiri oleh anggota pendiri BRICS—Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan—serta negara-negara yang baru diakui termasuk Indonesia, Mesir, Etiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab.

Source link